LAPORAN PRAKTIKUM
Statistik
Dasar
PERTEMUAN KE-3
DI SUSUN OLEH :
RAHMADANI
135610109
JURUSAN SISTEM INFORMASI
STMIK AKAKOM YOGYAKARTA
2013-2014
PERTEMUAN KE –
3
STATISTIK
DESKRIPTIF
A.
TUJUAN
Agar mahasiswa mampu analisis data dari
nilai-nilai statistik untuk ukuran-ukuran tendensi sentral, disperse, dan
distribusi data.
B.
DASAR TEORI
Statistik
deskriptif merupakan bidang ilmu statistika yang mempelajari cara-cara
pengumpulan, penyusunan, dan penyajian data suatu penelitian. Kegiatan yang
termasuk dalam kategori tersebut adalah kegiatan collecting atau pengumpulan
data, grouping atau pengelompokan data, penentuan nilai dan fungsi statistik,
serta yang terakhir termasuk pembutan grafik dan gambar.
Pengukuran deskriptive pada dasarnya memaparkan secara
numerik ukuran tendensi sentral, disperse dan distribusi suatu data. Tendensi
sentral mengukur pemusatan data. Ada beberapa ukuran umum tendensi sentral yang
sering digunakan, yaitu mean, median dan modus. Dispersi mengukur penyebaran
suatu data. Ada beberapa ukuran dispersi yang sering digunakan, yaitu standar
deviasi, variansi, standar error. Distribusi mengukur distribusi data. Ada
beberapa ukuran distribusi yang sering digunakan yaitu skewnwss, kurtosis.
Berbagai
jenis Statistik Deskriptif pada SPSS 16 dapat dilihat pada menu Analyze
-> Descriptive Statistics.
Deskripsi data dengan besaran statistik
Dalam SPSS, deskripsi data dengan besaran statistik dapat dilakukan dengan
menggunakan menu Deskriptive Statistics,
yang terdiri dari submenu :
1.
Frequencies
2.
Deskriptive
3.
Explore
4.
Crosstab
C.
PEMBAHASAN
ANALISIS DESKRIPTIF
Statistik
dengan analisis deskriptif, menghasilkan analisa disperse (standard deviasi,
minimum, maksimum), distribusi (kurtosis, skewness) dan mean, sum, dan
lain sebagainya. Analisis ini juga memiliki kegunaan pokok untuk melakukan
pengecekan terhadap input data, mengingat bahwa analisis ini akan menghasilkan
resume data secara umum. Seperti berapa jumlah responden laki-laki, berapa
jumlah responden perempuan, dan sebagainya. Disamping itu, analisis ini juga
memiliki kegunaan untuk menyediakan informasi deskripsi data dan demografi
sampel yang diambil. Sebagian besar analisis statistik memang dikalkulasi
menggunakan prosedur frekuensi, tetapi prosedur analisis deskritif memiliki
keunggulan, yaitu lebih efisien dalam beberapa hal karena tidak melakukan sorting
atau pengurutan data nilai ke tabel frekuensi.
Dalam pelaksanaan praktikum ini, praktikan melakukan latihan dengan tabel
seperti tampak dibawah. Tabel
ini menunjukkan data yang akan dianalisa dengan statistik deskriptif. Dari
tabel di bawah, field yang akan dianalisa antara lain nama, jk (jenis
kelamin), tugas, uts dan uas. Berikut tabel
data sampel nilai mahasiswa yang ikut mata kuliah Statistika.
Untuk menjalankan prosedur
deskriptive, lakukan langkah sebagai berikut :
1.
Untuk menjalankan prosedur
deskriptif ini, kita dapat menggunakan menu pada SPSS, yaitu Analyze ->
Descriptive Statistics -> Descriptives.
2.
Dengan pemilihan menu Descriptives
tersebut, akan muncul tampilan kotak dialog sebagai berikut :
3.
Terlihat bahwa meskipun file ini
sebenarnya memiliki 5 variabel, tetapi yang terlihat hanya variabel yang
bertipe numerik saja.
4.
Masukkan variabel tgs, uts, uas dari kolom kiri ke kolom Variabel
yang ada di sebelah kanan.
5.
Dengan tampilan seperti di atas,
berarti bahwa ada tiga
data yang akan dianalisa, yaitu tgs, uts dan uas.
6.
Selanjutnya klik tombol Option untuk
mengatur opsi-opsi analisis dekripsi, diantaranya range, minimum, maximum,
sum, mean, standar deviation, variance, skewness, dan kurtosis.
7.
Tombol Options digunakan
untuk menampilkan daftar opsiopsi statistik yang akan ditampilkan pada lembar
output sesuai dengan kebutuhan analisis. Tekan tombol tersebut untuk mengatur
opsi statistik yang diinginkan.
8.
Tentukan jenis opsi yang diinginkan
dan berikan tanda chek point untuk opsi yang dipilih. Sebagai latihan, pilih
opsi-opsi sebagai berikut:
·
Mean, menunjukkan rata-rata dari
masing-masing variable semua responden.
·
Standard Deviasi, menunjukkan
dispersi rata-rata dari sampel.
·
Maximum, menunjukkan nilai tertinggi
dari suatu deretan data.
·
Minimum, menunjukkan nilai terendah
dari suatu deretan data.
·
Kurtosis dan Skewness, yang
digunakan untuk melakukan pengecekan apakah distribusi data yang diolah masuk
dalam kategori distribusi normal.
·
Pilih Order berdasarkan Variable
List, untuk menentukan kriteria dalam melakukan pengurutan data.
·
Kotak Display Order menunjukkan
kriteria pengurutan data. Pengurutan bisa dilakukan berdasarkan variabel,
rata-rata nilai, atau alphabetic.
Hasil Analisis
Setelah ditentukan variable yang
dipilih, langkah selanjutnya adalah menjalankan prosedur. Tekan tombol OK pada
kotak dialog analisis deskriptif sehingga akan muncul window output seperti
pada gambar di bawah ini :
ANALISIS FREKUENSI
Prosedur frequencies
memiliki kegunaan pokok untuk melakukan Pengecekan terhadap input data.
Apakah data sudah diinputkan Dengan benar. Hal ini mengingat bahwa dengan
statistic Frekuensi kita bisa mengetahui resume data secara umum. Seperti
Berapa
jumlah responden laki-laki, jumlah responden perempuan, Dan sebagainya. Selain
itu, prosedur frequencies juga memiliki kegunaan Untuk menyediakan
informasi deskripsi data yang menggambarkan Demographic characteristics dari
sampel yang diambil. Berikut akan dibahas contoh kasus melakukan analisa
deskriptif Dengan spss 16.
Masih menggunakan sampel data seperti pada analisis
deskriptive, praktikan melakukan latihan dengan menggunakan analisis
frequencies.
Tabel
ini menunjukkan data yang akan dianalisa dengan statistik deskriptif. Dari
tabel di bawah, field yang akan dianalisa antara lain nama, jk (jenis
kelamin), tugas, uts dan uas. Berikut tabel
data sampel nilai mahasiswa yang ikut mata kuliah Statistik.
Untuk
membuat statistik deskripsi dari tabel di atas, lakukan langkah-langkah dengan
program SPSS sebagai berikut.
1.
Klik menu Analyze, pilih Descriptive
Statistics dan lanjutkan dengan pilihan Frequencies.
2. Masukkan variabel uas ke dalam kotak Variables untuk
dianalisa.
3. Pilih tombol Statistics untuk
mengatur item-item yang akan ditampilkan dalam output.
4.
Setelah dipilih point-point
statistik yang diinginkan dan sesuai dengan kebutuhan, klik tombol Continue.
5.
Pilih tombol Charts untuk
memilih model grafik yang ingin ditampilkan dalam output
6.
Selanjutnya setelah mengatur semua
pilihan, klik Continue jika ingin dilanjutkan ke langkah berikutnya.
7.
Klik OK dari kotak dialog Frequencies.
8. Selesai
Output Grafik
Output terakhir yang ada dalam
lembar data output adalah tampilan grafik bar chart. Laporan berbentuk
grafik ini akan cukup penting karena mempermudah pemakai untuk memahami secara
cepat isi dari sebuah laporan yang disajikan.
D. TUGAS
Berikut ini
adalah data sampel panen udang pada tambak mengenai Tabungan Siawa
Dari data
tersebut tentukan .
1. Rata-rata,
median, nilai maksimum, nilai minimum, variansi dari panjang udang
2. Rata-rata,
median, nilai maksimum, nilai minimum, variansi dari barat udang A
3. Rata-rata,
median, nilai maksimum, nilai minimum, variansi dari barat udang B
4. Histogram dari
berat udang
Jawab :
1. Menentukan
rata-rata, median, nilai maksimum, nilai minimum, variansi dari panjang udang :
a. Praktikan
menggunakan prosedur frekuensi.
b. Klik menu Analyze, pilih Descriptive
Statistics dan lanjutkan dengan pilihan Frequencies.
c. Masukkan variabel panjang udang ke dalam kotak Variables untuk
dianalisa.
d. Pilih tombol Statistics untuk
mengatur rata-rata, median, nilai maksimum, nilai minimum,
variansi yang akan ditampilkan dalam output.
e.
Setelah dipilih point-point
statistik yang diinginkan, klik tombol Continue.
2 dan 3.
Menentukan rata-rata, median, nilai maksimum, nilai minimum, variansi dari
berat udang A & B:
a. Klik menu Analyze, pilih Comparize Mean
b. Pilih options,
kemudian pilih statistik yang dikehendaki.
c.
Pilih continue,
tekan OK.
4.
Menentukan
histogram dari berat udang :
a.
Klik menu
Graphs ; Legacy Dialog ; Histogram.
b.
Tekan OK.
E.
KESIMPULAN
Berdasarkan
pelaksanaan praktikum ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa statistik dengan analisis deskriptif,
menghasilkan analisa disperse (standard deviasi, minimum, maksimum), distribusi
(kurtosis, skewness) dan mean, sum, dan lain sebagainya. Analisis
ini juga memiliki kegunaan pokok untuk melakukan pengecekan terhadap input data.
F.
LISTING
(TERLAMPIR)


0 komentar:
Posting Komentar