LAPORAN PRAKTIKUM
Sistem
Oprasi
PERTEMUAN KE-8
DI SUSUN OLEH :
RAHMADANI
135610109
JURUSAN SISTEM INFORMASI
STMIK AKAKOM YOGYAKARTA
2013/2014
PEMBAHASAN
Dalam praktikum ini kita akan melakukan 3 percobaan.
v Percobaan
1 : Melihat Perangkat Pada Sistem Komputer.
Melihat daftar perangkat.
o
$ ls –l /dev
KETERANGAN :
untuk melihat daftar perangkat pada sistem komputer (shell).Perintah $ ls
dengan option -l artinya menampilkan isi file secara
keseluruhan, sedangkan /dev berisi file device (perangkat) dan juga untuk
menampilkan semua file dalam direktori dengan format panjang.
Melihat nomor mayor dan minor pada perangkat /sda
o
$ ls –l /dev/sda
Output
:
Brw-rw---- 1 root disk 8, 0 Dec 13 10:54 /dev/sda
Untuk mengetahui informasi hardware pada computer dengan
system operasi linux
o
$ dmesg | more
KETERANGAN :
Perintah $ dmesg | more digunakan
untuk mengetahui informasi hardware pada komputer dengan sistem operasi
Linux. Perintah dmesg berfungsi untuk mencetak kernel dan driver messages sedangkan
perintah more digunakan untuk display output pada layar screen pada waktu
tertentu.
o
$ dmesg | grep CPU
KETERANGAN :
Digunakan untuk mengetahui informasi
spesifik mengenai CPU. Perintah grep digunakan untuk menampilkan file atau
informasi yang dicari. Informasi didalamnya antara lain identifikasi umum
(generic), jejak cache (penyimpanan), processor fisik dan informasi mesin CPU
lainnya yang sedang bekerja.
o
$ dmesg | grep Memory
KETERANGAN :
Perintah ini untuk mengetahui
informasi spesifik mengenai memori Informasi didalamnya yang berisi tentang
memori yang tersedia terdiri dari kode kernel, memori cadangan, memori pada
data dan memori tertinggi yang tersedia (dalam kilobytes).
o
$ dmesg | grep Chipset : percobaan tidak ditemukan apa-apa.
v Percobaan
2 : Information (Control Center) memberikan informasi mengenai system computer.
Pilih modul information
Perintah nya:
Klik pada home linux kemudian pilih System,pilih configuration,pilih KDE,pilih
information.setelah itu kita dapat memilih informasi mengenai memory,protocols,samba
status,storange divices,x server.
o
Misalnya kita pilih memory akan
keluar informasi tentang memory dalam computer tersebut.
o
Ada beberapa informasi di memory
tersebut adalah :
§ Total
physical memory
Merupakan Kapasitas total memory fisik .
§ Free
physical memory
Kapasitas total
memory fisik yang sedang tidak digunakan.
§ Total
swap memory
Kapasitas total memory swap yang digunakan dalam sistem. Memory
swap adalah ruang dalam harddisk yang difungsikan sebagai tempat penyimpan
data sementara. Biasanya Memory swap digunakan bila memory utama sudah penuh.
§ Free
swap memory
Kapasitas total
memory swap yang sedang tidak digunakan.
Pada komputer
ini digunakan kapasitas memory sebesar 1.83 GB.
v Percobaan 3
:Manajement Aplikasi
Untuk mencari lokasi atau path dari
suatu program.
Perintah nya:
o $ which
<nama_program>
KETERANGAN :
Perintah $ which
<nama_program> digunakan untuk mencari lokasi (path) dari
suatu program file.
Contoh: $
which kate : akan muncul letak lokasi yang ada di usr/bin/kate.
o $ which qi
apache
KETERANGAN :
Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan semua informasi tentang program apache.
Setelah di-enter maka akan muncul informasi tetang program apache berupa nama programnya,
versi, tanggal dan waktu program tersebut di-release, tanggal dan waktu program
tersebut di-instal, pengelompokan program yaitu databases, sumber program,
ukuran, Lisence (izin program), alamat URL dan deskripsi tentang program apache
lainnya.
Untuk melihat tentang paket aplikasi
yang telah terpasang pada komputer.
Perintah nya:
o $ rpm –qa
KETERANGAN :
Digunakan
untuk melihat informasi tentang paket aplikasi yang telah terpasang pada
komputer. Perintah ini juga berfungsi untuk memeriksa program termasuk kedalam
package mana. Perintah rpm itu sendiri merupakan perintah untuk mengoperasikan
rpm package.
o $ rpm –qi gzip : digunakan
untuk menampilkan pernyataan Gzip sendiri
o $ rpm –ql gzip: menampilkan
isi di gzip itu.
o $ rpm –qc gzip: tidak keluar
o $ rpm –qd gzip
LATIHAN
Ø $ cat /etc/fstab: perintah ini
digunakan untuk melihat daftar perangkat yang ada pada sistem file utama.
Ø Untuk mengetahui jenis kartu jaringan (LAN) yang
digunakan dalam komputer dengan menggunakan perintah:
$ dmesg : pada perintah
ini informasi tentang jenis kartu jaringan akan ditampilkan semua.
$ ifconfig : pada perintah
ini perintah tentang informasi jaringan tidak keluar.
TUGAS
1. Melakukan proses
mounting dan unmounting pada flas disk melalui command prompt(shell).
cara menjadikan PCLinuxOS MiniME bisa dijalankan via USB Flash Disk dengan
langkah-langkah setup menggunakan distro Linux.
- Download ISO PCLinuxOS MiniMe dan burning ke CD
- Restart komputer, set agar boot via CD, jalankan PCLinuxOS melalui CD (LiveCD)
- Login sebagai root, password : root
- Pasang USB Flash Disk
- Buka Konsole / Terminal
- Check posisi pada /dev dengan menjalankan perintah
disk -l
Biasanya USB Flash Disk terdeteksi pada /dev/sda1
atau /dev/sdb1. Contoh dalam tutorial ini menggunakan /dev/sda1. Silakan
sesuaikan dengan posisi flash disk anda
- Lakukan unmounting pada flash disk
umount /dev/sda1
- Lakukan pembuatan partisi
- fdisk /dev/sda
Keterangan :Perintah diatas akan menjalankan perintah fdisk.
Perintah berikut dijalankan pada prompt fdisk.
- p (untuk
display partisi)
- d (untuk hapus partisi)
- p (lagi, untuk memastikan tidak ada partisi tersisa)
- d (untuk hapus partisi)
- p (lagi, untuk memastikan tidak ada partisi tersisa)
Jika sudah bersih, lakukan proses pembuatan
partisi baru
- n (untuk membuat partisi baru)
- p (partisi primer)
- 1 (untuk partisi 1)
- ENTER (default first cylinder)
- ENTER (default last cylinder)
- a (mengaktifkan partisi)
- 1 (partisi yang diaktifkan adalah partisi 1)
- t (mengubah file sistem)
- 6 (pilihan FAT)
- wq (menyimpan perubahan)
- n (untuk membuat partisi baru)
- p (partisi primer)
- 1 (untuk partisi 1)
- ENTER (default first cylinder)
- ENTER (default last cylinder)
- a (mengaktifkan partisi)
- 1 (partisi yang diaktifkan adalah partisi 1)
- t (mengubah file sistem)
- 6 (pilihan FAT)
- wq (menyimpan perubahan)
- Unmount flash disk
umount /dev/sda1
- Format Flash Disk
mkfs.vfat -F 16 -n usb /dev/sda1
- Cabut Flash Disk dan masukkan kembali
- Buat partisi sementara untuk flash disk
mkdir /tmp/usb
- Lakukan proses mount
mount /dev/sda1 /tmp/usb
- Mounting CDROM
mount /mnt/cdrom
- Pindah ke CDROM
cd /mnt/cdrom
- Copy file
cp -rf livecd.sqfs isolinux/* /tmp/usb
- Pindah ke folder mounting flash disk dan rename file isolinux.cfg menjadi syslinux.cfg
cd /tmp/usb
mv isolinux.cfg syslinux.cfg
mv isolinux.cfg syslinux.cfg
- Keluar dari folder mounting dan lakukan unmounting flash disk
cd
umount /tmp/usb
umount /tmp/usb
- Buat sistem booting pada USB Flash Disk
syslinux -sf /dev/sda1
20.
Restart
komputer dan setting BIOS agar bisa boot via USB Flash Disk
Listing :


0 komentar:
Posting Komentar