Pages

Minggu, 09 November 2014

Laporan Praktikum Sistem Operasi 8

Posted by Dhani Gumeho On 09.26 0 komentar



LAPORAN PRAKTIKUM
Sistem Oprasi
PERTEMUAN KE-8






DI SUSUN OLEH :

RAHMADANI

135610109

JURUSAN SISTEM INFORMASI

STMIK AKAKOM YOGYAKARTA
2013/2014

PEMBAHASAN
Dalam praktikum ini kita akan melakukan 3 percobaan.
v  Percobaan 1 : Melihat Perangkat Pada Sistem Komputer.
Melihat daftar perangkat.
o   $ ls –l /dev
KETERANGAN : untuk melihat daftar perangkat pada sistem komputer (shell).Perintah $ ls dengan option -l artinya menampilkan isi file secara keseluruhan, sedangkan /dev berisi file device (perangkat) dan juga untuk menampilkan semua file dalam direktori dengan format panjang.
Melihat nomor mayor dan minor pada perangkat /sda
o   $ ls –l /dev/sda
Output :
Brw-rw---- 1 root disk 8, 0 Dec 13 10:54 /dev/sda
Untuk mengetahui informasi hardware pada computer dengan system operasi linux
o   $ dmesg | more
KETERANGAN : Perintah $ dmesg | more digunakan untuk mengetahui informasi hardware pada komputer dengan sistem operasi Linux. Perintah dmesg berfungsi untuk mencetak kernel dan driver messages sedangkan perintah more digunakan untuk display output pada layar  screen pada waktu tertentu.

o   $ dmesg | grep CPU
KETERANGAN : Digunakan untuk mengetahui informasi spesifik mengenai CPU. Perintah grep digunakan untuk menampilkan file atau informasi yang dicari. Informasi didalamnya antara lain identifikasi umum (generic), jejak cache (penyimpanan), processor fisik dan informasi mesin CPU lainnya yang sedang bekerja.

o   $ dmesg | grep Memory
KETERANGAN :  Perintah ini untuk mengetahui informasi spesifik mengenai memori Informasi didalamnya yang berisi tentang memori yang tersedia terdiri dari kode kernel, memori cadangan, memori pada data dan memori tertinggi yang tersedia (dalam kilobytes).

o   $ dmesg | grep Chipset : percobaan tidak ditemukan apa-apa.

v  Percobaan 2 : Information (Control Center) memberikan informasi mengenai system computer.
Pilih modul information
Perintah nya:
Klik pada home linux kemudian pilih System,pilih configuration,pilih KDE,pilih information.setelah itu kita dapat memilih informasi mengenai memory,protocols,samba status,storange divices,x server.
o   Misalnya kita pilih memory akan keluar informasi tentang memory dalam computer tersebut.
o   Ada beberapa informasi di memory tersebut adalah :
§  Total physical memory
Merupakan Kapasitas total memory fisik .
§  Free physical memory
Kapasitas total memory fisik yang sedang tidak digunakan.
§  Total swap memory
Kapasitas total memory swap yang digunakan dalam sistem. Memory swap adalah ruang dalam harddisk yang difungsikan sebagai tempat penyimpan data sementara. Biasanya Memory swap digunakan bila memory utama sudah penuh.
§  Free swap memory
Kapasitas total memory swap yang sedang tidak digunakan.
Pada komputer ini digunakan kapasitas memory sebesar 1.83 GB.
v  Percobaan 3 :Manajement Aplikasi
Untuk mencari lokasi atau path dari suatu program.
Perintah nya:
o   $ which <nama_program>
KETERANGAN : Perintah $ which <nama_program> digunakan untuk mencari lokasi (path) dari suatu program file.
Contoh: $ which kate : akan muncul letak lokasi yang ada di usr/bin/kate.
o   $ which qi apache
KETERANGAN :  Perintah tersebut digunakan untuk menampilkan semua informasi tentang program apache. Setelah di-enter maka akan muncul informasi tetang program apache berupa nama programnya, versi, tanggal dan waktu program tersebut di-release, tanggal dan waktu program tersebut di-instal, pengelompokan program yaitu databases, sumber program, ukuran, Lisence (izin program), alamat URL dan deskripsi tentang program apache lainnya.

Untuk melihat tentang paket aplikasi yang telah terpasang pada komputer.
Perintah nya:
o   $ rpm –qa  
KETERANGAN :  Digunakan untuk melihat informasi tentang paket aplikasi yang telah terpasang pada komputer. Perintah ini juga berfungsi untuk memeriksa program termasuk kedalam package mana. Perintah rpm itu sendiri merupakan perintah untuk mengoperasikan rpm package.

o   $ rpm –qi gzip : digunakan untuk menampilkan pernyataan Gzip sendiri
o   $ rpm –ql gzip: menampilkan isi di gzip itu.
o   $ rpm –qc gzip: tidak keluar
o   $ rpm –qd gzip

LATIHAN

Ø  $ cat /etc/fstab: perintah ini digunakan untuk melihat daftar perangkat yang ada pada sistem file utama.
Ø  Untuk mengetahui jenis kartu jaringan (LAN) yang digunakan dalam komputer dengan menggunakan perintah:
$ dmesg : pada perintah ini informasi tentang jenis kartu jaringan akan ditampilkan semua.
$ ifconfig : pada perintah ini perintah tentang informasi jaringan tidak keluar.


TUGAS
1.      Melakukan proses mounting dan unmounting pada flas disk melalui command prompt(shell).
cara menjadikan PCLinuxOS MiniME bisa dijalankan via USB Flash Disk dengan langkah-langkah setup menggunakan distro Linux.
  1. Download ISO PCLinuxOS MiniMe dan burning ke CD
  2. Restart komputer, set agar boot via CD, jalankan PCLinuxOS melalui CD (LiveCD)
  3. Login sebagai root, password : root
  4. Pasang USB Flash Disk
  5. Buka Konsole / Terminal
  6. Check posisi pada /dev dengan menjalankan perintah
disk -l
Biasanya USB Flash Disk terdeteksi pada /dev/sda1 atau /dev/sdb1. Contoh dalam tutorial ini menggunakan /dev/sda1. Silakan sesuaikan dengan posisi flash disk anda
  1. Lakukan unmounting pada flash disk
umount /dev/sda1
  1. Lakukan pembuatan partisi
- fdisk /dev/sda
Keterangan :Perintah diatas akan menjalankan perintah fdisk. Perintah berikut dijalankan pada prompt fdisk.
- p (untuk display partisi)
- d
(untuk hapus partisi)
- p (lagi, untuk memastikan tidak ada partisi tersisa)
Jika sudah bersih, lakukan proses pembuatan partisi baru
- n (untuk membuat partisi baru)
- p
(partisi primer)
- 1 (untuk partisi 1)
- ENTER (default first cylinder)
- ENTER (default last cylinder)
- a
(mengaktifkan partisi)
- 1 (partisi yang diaktifkan adalah partisi 1)
- t (mengubah file sistem)
- 6
(pilihan FAT)
- wq (menyimpan perubahan)
  1. Unmount flash disk
umount /dev/sda1
  1. Format Flash Disk
mkfs.vfat -F 16 -n usb /dev/sda1
  1. Cabut Flash Disk dan masukkan kembali
  2. Buat partisi sementara untuk flash disk
mkdir /tmp/usb 
  1. Lakukan proses mount
mount /dev/sda1 /tmp/usb
  1. Mounting CDROM
mount /mnt/cdrom
  1. Pindah ke CDROM
cd /mnt/cdrom
  1. Copy file
cp -rf livecd.sqfs isolinux/* /tmp/usb
  1. Pindah ke folder mounting flash disk dan rename file isolinux.cfg menjadi syslinux.cfg
cd /tmp/usb
mv isolinux.cfg syslinux.cfg
  1. Keluar dari folder mounting dan lakukan unmounting flash disk
cd
umount /tmp/usb
  1. Buat sistem booting pada USB Flash Disk
syslinux -sf /dev/sda1
20.                     Restart komputer dan setting BIOS agar bisa boot via USB Flash Disk


Listing :

0 komentar:

Posting Komentar